EDISI DIGITAL satirasa.id
Satirasa

Yang dekat kami baca, yang janggal kami tanya.

11 Polisi Diperiksa, Asal Peluru Tewasnya Rafly Masih Menunggu Labfor

11 Polisi Diperiksa, Asal Peluru Tewasnya Rafly Masih Menunggu Labfor

Propam Polda Sulsel memeriksa 11 anggota Polri terkait kematian Rafly Ramadhani (19), remaja yang tertembak saat tawuran di Jalan Kandea, Kecamatan Tallo, Makassar, Minggu (27/9) dini hari. Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Dodik Susianto, menyampaikan angka itu kepada wartawan pada Rabu (30/9).

Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya tujuh orang. Selain anggota Polri, dua warga juga dimintai keterangan, sehingga total sekitar 13 orang sudah diambil keterangannya. Dodik menyebut pemeriksaan terhadap belasan anggota berlangsung intensif.

Propam juga melibatkan Ditreskrimum Polda Sulsel karena penyidik sedang menyelidiki dugaan tindak pidana dalam kematian Rafly. "Semua proses tetap kami laksanakan, tetap berjalan sampai saat ini pemeriksaan. Kami juga koordinasi dengan Krimum kalau memang ada pidananya," ujar Dodik.

Satu hal yang belum ikut bertambah: penjelasan soal proyektil. Polda Sulsel masih menunggu hasil uji balistik dari Laboratorium Forensik untuk peluru yang ditemukan di TKP. Dengan kata lain, publik sudah mendapat angka terperiksa yang bertambah dari tujuh menjadi sebelas, tetapi belum mendapat jawaban dari senjata apa peluru itu berasal.

Setelah pemeriksaan dan uji balistik selesai, penyidik akan menggelar perkara. Gelar itu untuk menyimpulkan apakah tindakan anggota sesuai SOP serta administrasi. Kepastian yang saat ini bisa dipegang publik masih berupa jumlah orang yang dimintai keterangan; kesimpulan tentang peristiwa itu belum tersedia.

Sumber: kumparan.

Sumber

– https://kumparan.com/kumparannews/propam-polda-sulsel-periksa-11-anggotanya-terkait-tewasnya-remaja-saat-tawuran-28Hg6DTdouB

– https://mediaindonesia.com/nusantara/939189/propam-polda-sulsel-dalami-dugaan-pelanggaran-prosedur-penembakan-di-makassar

Share it :