EDISI DIGITAL satirasa.id
Satirasa

Yang dekat kami baca, yang janggal kami tanya.

58 Mahasiswa AK-Manufaktur Bantaeng Tuntas BINTALFISDIS di Rindam Gowa, Kembali dengan Semangat Baru

58 Mahasiswa AK-Manufaktur Bantaeng Tuntas BINTALFISDIS di Rindam Gowa, Kembali dengan Semangat Baru

Sebanyak 58 mahasiswa Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng menyelesaikan Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin (BINTALFISDIS) di Rindam XIV/Hasanuddin, Gowa, pada Jumat (2/10/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak 28 September 2026 itu menjadi bagian dari pembinaan penerima Beasiswa SDM Perkebunan Tahun 2026 Regional Sulawesi Selatan.

Penutupan resmi dilakukan oleh Wakil Dekan III Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Prof. Ir. Rinaldi Sjahril, M.Agr., Ph.D. Selain 58 mahasiswa AK-Manufaktur Bantaeng, peserta BINTALFISDIS datang dari sejumlah perguruan tinggi di Sulawesi Selatan, di antaranya Politeknik ATI Makassar dan Universitas Hasanuddin.

Kegiatan ini mengusung tema “Membentuk Generasi Muda Perkebunan yang Disiplin, Berkarakter, Berintegritas, dan Berdaya Saing”. Rangkaian pembinaan selama lima hari dirancang untuk membangun ketahanan fisik dan mental, kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, serta rasa tanggung jawab para peserta.

Direktur AK-Manufaktur Bantaeng, Arminas, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. “Kami mengapresiasi semangat dan kedisiplinan 58 mahasiswa AK-Manufaktur Bantaeng yang telah mengikuti seluruh rangkaian BINTALFISDIS. Kegiatan ini bukan hanya tentang pembinaan fisik, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana mahasiswa membangun mental, kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, dan kemampuan bekerja sama,” ujarnya.

Menurut Arminas, pembinaan ini menjadi bagian penting untuk menyiapkan mahasiswa penerima Beasiswa SDM Perkebunan agar memiliki karakter kuat serta kesiapan menghadapi pendidikan dan dunia kerja. Ia menekankan bahwa pembentukan karakter tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Nilai-nilai yang diperoleh selama BINTALFISDIS diharapkan menjadi kebiasaan saat mahasiswa kembali menjalani aktivitas akademik di kampus.

Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, ke-58 mahasiswa AK-Manufaktur Bantaeng kembali melanjutkan perkuliahan. Arminas berpesan agar disiplin dan semangat belajar yang sudah dibangun terus dijaga, sekaligus menjadi bekal untuk berkontribusi bagi masyarakat, industri, dan sektor perkebunan.

Sumber

– https://www.sulselsatu.com/2026/10/05/sulsel/gowatamapan/58-mahasiswa-ak-manufaktur-bantaeng-rampungkan-bintalfisdis-kembali-dengan-semangat-dan-karakter-baru.html

Share it :