Palopo Terbaik I Akses Pendidikan, Ukuran Penilaian Perlu Dibuka
Pemerintah Kota Palopo meraih Terbaik I Kategori Akses terhadap Layanan Pendidikan tingkat kota dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi. Keterangan resmi Pemkot menyebut penghargaan itu sebagai pengakuan atas upaya memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Predikat terbaik memberi Palopo posisi teratas, tetapi keterangan tersebut tidak memuat indikator yang dinilai. Data mengenai angka partisipasi sekolah, jumlah anak tidak bersekolah, keterjangkauan fasilitas, kondisi kelompok rentan, maupun periode penilaian juga tidak disajikan. Pembaca mendapat hasil akhirnya tanpa melihat ukuran yang membawa Palopo ke sana.
Dalam kategori yang sama, Makassar menempati peringkat kedua dan Parepare peringkat ketiga. Penghargaan diserahkan dalam acara puncak di Jakarta yang dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Urutan itu menunjukkan posisi Palopo dibanding dua kota lain, tetapi bahan yang dipublikasikan Pemkot tidak menyertakan nilai masing-masing daerah atau data pembandingnya. Karena itu, selisih kinerja antara peringkat pertama, kedua, dan ketiga belum dapat dilihat dari pengumuman tersebut.
Tito menyampaikan selamat kepada pemerintah daerah penerima penghargaan dan meminta mereka mempertahankan prestasi. Ia juga mengatakan anggaran yang berkaitan dengan capaian tersebut perlu dimanfaatkan agar penghargaan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Namun, keterangan Pemkot tidak menjelaskan anggaran yang dimaksud, mekanisme pemanfaatannya, ataupun kaitannya dengan kategori akses pendidikan. Penghargaan akhirnya lebih rinci menjelaskan siapa yang menang daripada bagaimana kemenangan itu diukur dan diterjemahkan menjadi layanan.
Wali Kota Palopo Naili Trisal menyatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk memperkuat pembangunan pendidikan. Pemkot berencana memperluas akses layanan, meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor.
Rencana tersebut memberi arah kebijakan, tetapi belum disertai target terukur atau jadwal pelaksanaan dalam keterangan resmi. Publik masih memerlukan indikator, metodologi, periode penilaian, dan data pembanding untuk menilai arti gelar Terbaik I serta dampaknya terhadap akses pendidikan di Palopo.
Sumber
– https://palopokota.go.id/post/raih-peringkat-pertama-akses-dan-layanan-pendidikan-di-sulawesi-kota-palopo-buktikan-komitmen-peningkatan-kualitas-sdm






