Ratusan Siswa SMAN 4 Luwu Timur Diduga Keracunan Makanan Bazar, Dirawat di Puskesmas dan RSUD
Ratusan siswa SMAN 4 Luwu Timur di Kecamatan Mangkutana diduga mengalami keracunan makanan pada Senin, 5 Oktober 2026. Mereka dirawat di tiga puskesmas: Puskesmas Mangkutana, Puskesmas Tomoni, dan Puskesmas Tomoni Timur, serta RSUD I Lagaligo.
Menurut informasi yang dihimpun, siswa diduga keracunan makanan bazar yang dijual langsung oleh siswa SMAN 4 Luwu Timur. Seorang siswa yang ditemui di Puskesmas Tomoni menyebut ada 150 kotak makanan yang dibagikan. Ia menduga makanan itu memicu gejala keracunan; jumlah pasti korban belum terkonfirmasi.
Kepala SMAN 4 Mangkutana Adam membenarkan kejadian itu. Menurut dia, bazar makanan dibuat siswa tanpa koordinasi ke sekolah. Makanan dibuat di salah satu rumah warga di Desa Margolembo, lalu dijual kepada siswa di sekolah.
"Makanan bazar dibuat di luar sekolah, mereka jual ke siswa di sekolah," kata Adam.
Siswa yang mengonsumsi makanan itu dilaporkan mengalami mual dan pusing. Sebagian siswa dilaporkan langsung pingsan.
Belum ada keterangan resmi tentang penyebab pasti keracunan, jenis makanan yang memicu, jumlah pasti korban, maupun kondisi terakhir seluruh siswa yang dirawat. Beberapa pertanyaan masih terbuka: makanan apa yang dijual di bazar itu, berapa siswa yang benar-benar dirawat, dan apakah ada korban yang kondisinya lebih berat. Laporan ini akan diperbarui begitu ada keterangan resmi dari Puskesmas, RSUD I Lagaligo, atau pihak sekolah.
Sumber
– https://batarapos.com/breaking-news-ratusan-siswa-sman-4-luwu-timur-diduga-keracunan-makanan/






