Dunia Kecam Serangan Houthi ke Bandara Riyadh, Trump Pertimbangkan AS Ikut Gempur
Arab Saudi menuduh kelompok Houthi Yaman melancarkan serangan ketiga terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dalam sepekan pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Sedikitnya 12 orang tewas dan lebih dari 300 orang terluka, menurut Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi.
Korban tewas terdiri atas empat warga Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Yordania, Palestina, Suriah, Sudan, dan Mesir. Otoritas menyebut serangan itu sebagai yang paling mematikan di Arab Saudi dalam lebih dari satu dekade.
Serangan terjadi ketika perang di Yaman meningkat. Houthi bertempur melawan pasukan yang sejalan dengan pemerintah Yaman yang diakui dunia internasional. Arab Saudi menjalankan kampanye udara terhadap Houthi untuk mendukung perang darat pasukan pemerintah Yaman melawan kelompok yang didukung Iran itu.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut serangan itu "terrible" dan berencana segera berbicara dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Trump sedang mengevaluasi apakah AS ikut bergabung dalam perang melawan Houthi. Ia mengatakan AS mungkin ikut, akan mempelajari serangan terbaru itu, lalu segera mengambil keputusan. Pernyataan itu disampaikan sebelum otoritas Arab Saudi mengonfirmasi 12 korban tewas dan lebih dari 300 korban luka.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan serangan Houthi menewaskan satu warga negara AS. Ia meminta serangan yang ia sebut tercela itu dihentikan. Di platform X, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengaku sangat terkejut dan mengutuk keras serangan mematikan Houthi. Ia menegaskan serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil melanggar hukum internasional dan harus segera dihentikan.
Utusan Khusus PBB untuk Yaman Hans Grundberg menilai serangan mematikan ke bandara sipil di Arab Saudi sebagai eskalasi berat. Menurutnya, tindakan itu mengancam keamanan kawasan, memperpanjang siklus kekerasan, dan mempersulit upaya perdamaian Yaman.
Kementerian Luar Negeri Mesir menyampaikan kecaman kuat atas serangan Houthi dan menyebutnya pelanggaran mencolok hukum internasional. Kementerian Luar Negeri Qatar menilai serangan itu pelanggaran serius kedaulatan Arab Saudi dan ancaman langsung terhadap keamanan kawasan, warga sipil, fasilitas sipil, serta navigasi udara. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga mengecam serangan tersebut.
Doha menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah sah yang diambil Arab Saudi untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan keselamatan wilayahnya. Ketegangan di kawasan meningkat seiring perang Yaman yang belum mereda.
Sumber
– https://www.aljazeera.com/news/2026/10/11/world-condemns-deadly-houthi-attack-on-saudi-arabias-riyadh-airport
– https://www.aljazeera.com/video/newsfeed/2026/10/11/10-10-clip-trump-weighs-joining-saudi-strikes-on-houthis-us?traffic_source=rss






