EDISI DIGITAL satirasa.id
Satirasa

Yang dekat kami baca, yang janggal kami tanya.

Dari 514 Daerah, Wali Kota Makassar Bawa Creative Hub dan Dorong Pendidikan Lalu Lintas ke PBB

Dari 514 Daerah, Wali Kota Makassar Bawa Creative Hub dan Dorong Pendidikan Lalu Lintas ke PBB

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, membawa dua agenda ke United Nations Forum of Mayors 2026 di Jenewa, Swiss, yang berlangsung 12–13 Oktober 2026: pengembangan ekonomi kreatif melalui Makassar Creative Hub dan dorongan pendidikan keselamatan lalu lintas sejak dini.

Di hadapan puluhan pemimpin kota dunia, Appi memperkenalkan Makassar Creative Hub (MCH) sebagai salah satu program unggulan dari tujuh program aksi Pemerintah Kota Makassar. Program ini dirancang untuk mengubah ide, kreativitas, dan bakat generasi muda menjadi peluang usaha, lapangan kerja, serta kekuatan ekonomi baru.

“Di Kota Makassar, Indonesia, kami memiliki tujuh program aksi. Makassar Creative Hub merupakan salah satu program unggulan yang bertujuan meningkatkan kreativitas dan inovasi, sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian kota yang lebih inklusif,” kata Munafri dalam keterangan resmi yang diterima Selasa (13/10/2026).

Ia menjelaskan, MCH tidak hanya menjadi tempat berkumpul pelaku kreatif, tetapi juga ruang inkubasi, ekosistem kolaborasi, dan penggerak ekonomi bagi kreator, wirausahawan digital, serta perajin lokal. Bidang yang bisa dikembangkan antara lain desain busana, penulisan fiksi, perfilman, kuliner, dan seni pertunjukan. Akses program ini, menurut Appi, diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Teknologi menjadi bagian dari rancangan program tersebut. Appi menilai pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan perluasan jangkauan media sosial dapat membantu pelaku kreatif meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan menciptakan lapangan kerja.

“Melalui Makassar Creative Hub, kami dapat mempercepat penciptaan lapangan kerja baru bagi generasi muda dengan memanfaatkan teknologi, sistem kecerdasan buatan, dan ekspansi media sosial,” tuturnya.

Dalam forum yang sama, Appi juga mendorong pendidikan keselamatan lalu lintas masuk kurikulum sekolah. Ia menyampaikan hal itu setelah bertemu Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keselamatan Jalan Raya, Jean Todt, yang juga mantan Presiden Federation Internationale de l'Automobile (FIA) dan mantan pimpinan Ferrari.

“Saya sangat setuju dengan pernyataan Bapak Jean Todt pagi ini. Pendidikan lalu lintas sangat penting untuk dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah agar para siswa sadar dan memahami cara berkendara yang aman, baik bagi diri sendiri maupun orang lain,” ujar Munafri dalam keterangan tertulis.

Munafri menilai pendidikan keselamatan lalu lintas sejak dini membantu anak muda mengenali risiko di jalan, memahami batas kecepatan, menghindari gangguan saat berkendara, dan memilih moda transportasi yang aman. “Kita ingin mempersiapkan pengemudi masa depan sedini mungkin, sehingga mereka memahami konsep kecepatan yang aman, batasan kecepatan, serta cara memilih opsi transportasi rendah karbon,” katanya.

Forum tersebut mempertemukan lebih dari 60 wali kota dari berbagai negara. Sulselsatu menulis Makassar menjadi salah satu daerah dari 514 kabupaten/kota di Indonesia yang ikut serta, sedangkan Detik menulis Makassar menjadi satu-satunya daerah Indonesia yang berpartisipasi.

Menurut Munafri, partisipasi Makassar menjadi kesempatan bertukar gagasan dan pengalaman dengan kota lain. Tantangan transportasi perkotaan yang semakin kompleks, katanya, membutuhkan pendekatan terpadu mulai dari pendidikan, infrastruktur, kebijakan, hingga perubahan perilaku masyarakat.

“Melalui forum ini, saya menegaskan pentingnya menempatkan keselamatan manusia sebagai salah satu pijakan dalam membangun sistem mobilitas masa depan, dimulai dari langkah sederhana tetapi mendasar,” tuturnya.

Sumber

– https://www.sulselsatu.com/2026/10/13/mertopolitan/wali-kota-makassar-appi-paparkan-program-unggulan-makassar-creative-hub-di-forum-pbb-jenewa-2026.html

– https://news.detik.com/berita/d-8704732/di-forum-pbb-wali-kota-makassar-dorong-pendidikan-lalu-lintas-sejak-dini

Share it :