Rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), digelar di tiga lokasi di Kota Madiun pada Rabu (28/10/2026). Tersangka Dwi Bagus Martono alias Bagus (40) hadir dalam rekonstruksi yang dipimpin Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur.
Tiga lokasi itu adalah Hotel Mataram Baru, rumah di Jalan Doho, dan rumah di Jalan Kunir. Keluarga korban dari Bogor—ibu, paman, adik, dan kakak ipar—datang untuk mengawal jalannya rekonstruksi. Ibu dan kakak korban memilih tetap berada di dalam mobil dan menyaksikan dari kejauhan saat tersangka digelandang masuk ke rumah di Jalan Kunir.
Paman korban, Eman (50), menyebut keluarga masih terpukul dan meminta tersangka dihukum setimpal. “Harus dihukum setimpal. Kami semua masih sedih dan sangat terpukul, kami mohon pelaku dihukum setimpal,” ujarnya seusai rekonstruksi.
Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Roy Sihombing menyebut peristiwa itu cukup sadis. Menurut Roy, tersangka diduga membunuh istri sirinya terlebih dahulu di kamar hotel di Madiun, kemudian membunuh anaknya. Jasad kedua korban diduga kemudian dibawa ke pekarangan rumah.
Roy membenarkan bahwa tersangka sempat mendampingi keluarga korban membuat laporan orang hilang di Polres Madiun Kota pada 5 Oktober 2026. Keluarga sebelumnya sudah curiga karena korban biasanya rutin mengabari keluarga di Bogor. Saat keluarga menghubungi tersangka, responsnya tidak aktif sehingga menambah kecurigaan.
Dari pendalaman Polsek Madiun Kota, polisi menduga laporan orang hilang itu adalah skenario untuk mengaburkan peristiwa sebenarnya. Tersangka diduga membuat cerita seolah-olah korban turun di satu tempat dan pergi meninggalkannya setelah cekcok di hotel. Hasil penyelidikan kemudian mengarah pada dugaan pembunuhan terhadap dua korban.
Setelah rekonstruksi, keluarga korban berharap proses hukum berjalan dan tersangka dijatuhi hukuman yang setimpal. Ibu korban masih mengalami trauma parah, sementara keluarga lainnya menetap sementara di Surabaya untuk mengawal kasus itu.
Sumber
– news.detik.com/berita/d-8727430/momen-keluarga-dini-saksi…
– viva.co.id/berita/nasional/1939154-skenario-keji-pembunuh…






