Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan nilai tukar rupiah masih menghadapi tekanan pelemahan meski dibuka menguat tipis pada perdagangan Rabu, 4 November 2026. Proyeksi itu muncul setelah indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS bergerak naik.
“Indeks dolar naik menjadi 101,89 dan obligasi pemerintah AS naik 5 bps (basis points) menjadi 4,62 persen, walaupun harga minyak turun,” ujar Rully di Jakarta, Rabu.
Menurut Rully, kenaikan indeks dolar dan imbal hasil obligasi AS itu menunjukkan pasar keuangan global telah memasuki rezim suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama atau higher for longer. Kondisi tersebut berimbas pada pasar surat utang dunia, termasuk pasar obligasi Indonesia.
Rully menjelaskan, kenaikan imbal hasil US Treasury didorong oleh lonjakan porsi penarikan utang pemerintah AS yang tereskalasi lebih cepat dibandingkan periode sebelumnya. Pemerintah AS juga gagal menjalankan strategi pembelian kembali atau buyback untuk menstabilkan pasar obligasi.
Pada pembukaan perdagangan Rabu, rupiah justru menguat 28 poin atau 0,15 persen ke Rp18.132 per dolar AS, dari penutupan sebelumnya Rp18.160 per dolar AS. Namun, persepsi pasar masih tertahan oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin sebanyak dua sampai tiga kali dalam kurun satu tahun ke depan.
Bank Indonesia mencatat rupiah melemah pada Oktober hingga awal November 2026 setelah pada September menguat. Artinya, penguatan harian pada Rabu berlangsung dalam tren pelemahan bulanan yang lebih panjang.
Dalam ulasan Profit CNBC Indonesia yang dibawakan Bunga Cinka, IHSG tidak berdaya dan rupiah tertahan di sekitar Rp18.100 per dolar AS. Dari pasar komoditas, harga minyak dunia melemah di tengah rencana negosiasi AS-Iran, tetapi harga minyak Brent masih di atas 100 dolar AS per barel. Harga batu bara bertahan di dekat level tertinggi dalam tiga tahun dan sempat menyentuh 150 dolar AS per ton.
Sumber
– jpnn.com/news/analis-ungkap-potensi-rupiah-makin-melemah-…
– kumparan.com/kumparanbisnis/rupiah-melemah-di-oktober-nov…
– cnbcindonesia.com/news/20261104112722-8-782190/video-ihsg…






