Luwu Timur membuka perjuangan di Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan XVIII 2026 dengan satu medali emas dari judo dan satu poin dari sepak bola putra. Hardiansyah meraih emas perdana kontingen itu di kelas 73 kg setelah mengalahkan wakil Kota Makassar pada final di GOR Matanna Tikka, Watampone, Bone, Kamis (5/11/2026).
Sebelum bertanding, Wakil Bupati Luwu Timur Dra. Hj. Puspawati Husler melepas 464 anggota kontingen di Halaman Kantor Bupati Luwu Timur. Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Kontingen Luwu Timur Dr. Ramadhan Pirade memerinci rombongan terdiri dari 323 atlet, 32 pelatih, serta 77 ofisial dan pendamping. Mereka berlaga di 32 cabang olahraga.
Dalam sambutannya, Puspawati menyebut pembangunan olahraga sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, olahraga tidak hanya tentang medali dan kejuaraan, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, kesehatan, persaudaraan, serta mentalitas generasi muda yang tangguh dan berdaya saing. Ia berharap KONI dan seluruh cabang olahraga memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas pelatih, serta memperluas kesempatan bagi talenta muda. Ramadhan menegaskan, kehadiran Luwu Timur bukan semata-mata untuk berpartisipasi, melainkan untuk menunjukkan hasil pembinaan olahraga daerah dan mempersembahkan prestasi terbaik bagi masyarakat.
Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Luwu Timur, Rahman Atja, menyebut medali emas Hardiansyah diikuti satu perak atas nama Nur Alya. Hingga Kamis, cabor judo Luwu Timur mengoleksi enam medali: satu emas, dua perak, dan tiga perunggu. Ketua KONI Luwu Timur Herawan Raditya berharap cabang olahraga lain turut menambah perolehan emas. Pada hari yang sama, tuan rumah Bone menutup cabor judo dengan 27 medali: 6 emas, 5 perak, dan 16 perunggu.
Di Lapangan Tokaseng, Kabupaten Bone, tim sepak bola putra Luwu Timur menahan juara bertahan Kota Makassar 0-0. Pelatih Eric Saputra menyebut hasil itu patut disyukuri karena timnya mampu mencuri poin dari tim sekelas Makassar, meskipun sebelumnya menargetkan kemenangan. Ia menilai Rey dan kawan-kawan mampu mengimbangi permainan Makassar sepanjang pertandingan.
Luwu Timur sempat tertekan menjelang akhir babak pertama. Pada babak kedua, Eric mengubah formasi dari 4-3-3 menjadi 3-5-2 untuk memperkuat lini tengah. Perubahan itu membantu Fauzan dan rekan-rekannya keluar dari tekanan lawan. Luwu Timur menciptakan dua peluang emas, tetapi tidak ada yang berbuah gol.
Pada Porprov Sulsel 2026, Luwu Timur berada di Grup D bersama Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros. Selanjutnya tim putra itu akan menghadapi Gowa pada Jumat (6/11/2026) pukul 16.00 WIB, lalu menutup penyisihan grup melawan Maros pada Minggu (8/11/2026). Eric berharap anak asuhnya bisa meraih kemenangan dan memperbesar peluang lolos ke delapan besar.
Baca juga:
- Bonus Emas Luwu Timur Rp150 Juta di Porprov 2026
- Pangkep Sapu 8 Emas Judo Porprov, Makassar Bone Bayangi
- Luwu Lepas 307 Personel ke Porprov, Emas Diganjar Rp15 Juta
Sumber
– inputrakyat.co.id/wakil-bupati-puspawati-lepas-464-kontin…
– inputrakyat.co.id/hardiansyah-sumbang-emas-perdana-judo-u…
– inputrakyat.co.id/tahan-imbang-juara-bertahan-makassar-lu…






