EDISI DIGITAL satirasa.id
Satirasa

Yang dekat kami baca, yang janggal kami tanya.

Antrean Solar Kembali Panjang, Makassar Siapkan Empat Klaster dan Opsi Ganjil Genap

Antrean Solar Kembali Panjang, Makassar Siapkan Empat Klaster dan Opsi Ganjil Genap

Pemerintah Kota Makassar menyiapkan surat edaran untuk menata layanan SPBU setelah antrean kendaraan, terutama bus dan truk, kembali memicu kemacetan di sejumlah lokasi. Pembahasan bersama Pertamina dan perangkat daerah dilakukan di Ruang Rapat Sekda Kota Makassar, Selasa, 13 Oktober 2026.

Sekretaris Daerah Kota Makassar Zulkifli Nanda menyebut SPBU akan dibagi dalam empat klaster: kawasan pelabuhan, Perintis, Pettarani, dan dalam kota. Kawasan pelabuhan diarahkan untuk kendaraan logistik dan angkutan pengguna solar, sedangkan SPBU Perintis dan Pettarani mendapat pengaturan waktu layanan. SPBU dalam kota diatur untuk kebutuhan mobil pribadi dan sepeda motor.

Opsi ganjil genap masih terbuka. “Kalau memang ada antrean yang panjang, bisa jadi kita akan berlakukan ganjil genap. Tetapi, kita akan melihat situasinya terlebih dahulu,” kata Zulkifli. Ia menegaskan penerapan ganjil genap belum menjadi keputusan final dan pemerintah masih mengamati efektivitas pengaturan yang disiapkan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mulai menguji coba klasterisasi Biosolar di sejumlah SPBU penyalur. Salah satu titik uji adalah SPBU 74.902.31 di Jalan AP Pettarani. Waktu pelayanan kendaraan besar dibagi ke dalam kelompok waktu tertentu supaya tidak datang bersamaan. Volume pasokan Biosolar tidak berubah selama pengujian; yang diatur hanya pola pelayanan dan penjadwalan di SPBU.

Dinas Perhubungan dan Satpol PP diturunkan untuk mengawasi antrean, dan pemkot akan meminta dukungan polisi pada lokasi yang rawan kepadatan. Zulkifli menyebut batas maksimal panjang antrean bakal ditentukan agar kendaraan yang menunggu tidak meluber ke badan jalan.

Draf surat edaran sudah disiapkan dan akan melewati pembahasan berjenjang, termasuk bagian hukum, sebelum ditandatangani Wali Kota Makassar. Selama uji coba, tingkat antrean, pola kedatangan, efektivitas penjadwalan, dan dampak terhadap lalu lintas dipantau berkala. Petugas mengarahkan antrean yang menumpuk ke zona yang ditentukan. Warga yang menemukan kendala layanan atau indikasi penyimpangan distribusi BBM dapat melapor ke Pertamina Customer Solution (PCS) 135.

Sumber

– https://rri.co.id/makassar/regional/2810191/urai-kemacetan-di-spbu-pemkot-makassar-kembali-pertimbangkan-ganjil-genap

– https://lutimterkini.com/pertamina-uji-klasterisasi-biosolar-di-spbu-makassar-antrean-truk-dan-bus-jadi-sasaran-utama/

– https://rri.co.id/makassar/regional/2810154/pemkot-makassar-siapkan-surat-edaran-atasi-antrean-spbu

– https://rri.co.id/makassar/regional/2810170/antrean-solar-kembali-terjadi-pemkot-makassar-bagi-spbu-dalam-empat-klaster

Share it :