EDISI DIGITAL satirasa.id
Satirasa

Yang dekat kami baca, yang janggal kami tanya.

Koperasi Merah Putih Diminta Perluas Pasar UMKM, Bukan Menjadi Pesaing di Expo Sulsel

Koperasi Merah Putih Diminta Perluas Pasar UMKM, Bukan Menjadi Pesaing di Expo Sulsel

Kabupaten Luwu Timur menjadi tuan rumah Pekan Expo Koperasi dan UMKM (K-UMKM) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79. Kegiatan dipusatkan di Lapangan Iniaku, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, dan berlangsung 6–10 Oktober 2026.

Amanah tuan rumah diterima setelah penyerahan pataka pada puncak Harkopnas ke-78 di Kabupaten Jeneponto. Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam membuka kegiatan itu Selasa malam (6/10/2026), didampingi Wakil Bupati Puspawati Husler, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD Luwu Timur, serta perwakilan PT Vale Indonesia Tbk.

Ketua panitia Senfri Oktavianus yang juga Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Luwu Timur memperkirakan jumlah peserta mencapai 3.000 orang, berasal dari 23 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, pemerintah provinsi, gerakan koperasi, pelaku UMKM, dan dunia usaha.

Expo tahun ini mengusung tema “Transformasi Koperasi Modern Berdaya, Sulawesi Selatan Maju, Indonesia Berjaya.” Dalam sambutannya, Irwan menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus memperluas pasar UMKM, bukan menjadi pesaing. “UMKM tetap memproduksi dan berusaha, koperasi memperbesar pasar mereka. Koperasi tidak mengambil ruang ekonomi rakyat, tetapi memperluasnya,” katanya.

Irwan memaparkan program Koperasi Merah Putih di Luwu Timur telah mencakup 77 bangunan fisik selesai dari total 128 desa dan kelurahan hingga 29 September 2026. Enam bangunan lain masih dalam proses. Sebanyak 68 koperasi sudah menerima kendaraan operasional untuk distribusi barang, 10 koperasi masih menunggu verifikasi, dan 9 koperasi nelayan fokus pada ekonomi pesisir dan perikanan.

Ia mengaitkan pengembangan koperasi dengan program Pandu Juara (Pembangunan Desa Unggul, Maju dan Sejahtera). Program itu memberikan bantuan keuangan khusus Rp2 miliar per desa kepada 33 desa percontohan sejak tahun lalu, berdasarkan komoditas unggulan masing-masing. Program ini telah menerima BDS Impact Award 2026 dan penghargaan Daerah Peduli Inovasi Kreatif dari Kompas TV.

Biaya penyelenggaraan expo bersumber dari APBD Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2026, dengan dukungan sponsor, termasuk PT Vale Indonesia Tbk sebagai mitra utama.

Wakil Ketua DPRD Luwu Timur Jihadin Peruge menilai keberhasilan expo tidak cukup diukur dari ramainya pengunjung. Ia mendorong munculnya transaksi, kerja sama, jaringan pemasaran, dan peluang investasi yang bisa dirasakan pelaku UMKM setelah kegiatan berakhir. “Jangan sampai selesai expo, selesai juga peluangnya,” ujarnya.

Sumber

– https://inputrakyat.co.id/expo-k-umkm-sulsel-digelar-di-sorowako-senfri-momentum-perkuat-ekonomi-kerakyatan/

– https://luwuraya.com/bupati-luwu-timur-tegaskan-koperasi-merah-putih-perluas-pasar-umkm/

– https://rakyatbiasa.news/buka-expo-koperasi-dan-umkm-sulsel-bupati-irwan-dorong-ekonomi-tumbuh-bersama-masyarakat/

– https://www.ujungjari.com/2026/10/07/sukses-jadi-tuan-rumah-expo-umkm-sulsel-luwu-timur-banjir-apresiasi/

– https://tekape.co/pimpinan-dprd-hadiri-pembukaan-expo-k-umkm-di-sorowako-dorong-umkm-lutim-naik-kelas/

– https://saokareba.id/pekan-expo-koperasi-umkm-sulsel-di-sorowako-bupati-luwu-timur-momentum-perluas-jejaring-usaha/

Share it :