EDISI DIGITAL satirasa.id
Satirasa

Yang dekat kami baca, yang janggal kami tanya.

Pagar Tinggi, Kendali Informasi Rendah

Pagar Tinggi, Kendali Informasi Rendah

“Kalau ada hal kekurangan pasti banyak kekurangan. Tolong informasikan kami kekurangan itu, jangan diekspose lewat media,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak di Lanud Halim Perdanakusuma, 19 Desember 2025.

Saat itu konteksnya penanganan bencana Sumatera, bukan rumah dinas yang diduga menjadi markas judi online. Tetapi kalimat itu menjadi pijakan membaca kabar Oktober 2026: rumah dinas TNI di Kompleks KPAD Cijantung diduga dijadikan tempat operasi judi online justru karena warga merekam, melapor, dan ikut mengamankan.

Pengungkapan bermula dari laporan warga yang mencurigai aktivitas tidak wajar, menurut Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono. Video beredar memperlihatkan ruangan penuh komputer; suara perekam menyebut pagar tinggi dan kesan judi online. Di dalam rumah dinas itu 11 orang sipil diamankan; 32 komputer, 14 telepon seluler, dan 9 KTP disita. Penghuninya tercatat Letkol Inf Arman, Kepala Seksi Intelijen Gartap 1/Jakarta. Status hukumnya belum tersangka. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Muhammad Nas menyebut yang bersangkutan ditahan di Pomdam Jaya untuk pemeriksaan.

Respons Maruli kali ini bukan permintaan menahan diri, melainkan pujian. “Saya pikir ya kalau masyarakat sekitar ikut beraksi mengamankan, saya pikir bagus sebetulnya, ya,” katanya. Ia juga menegaskan tidak akan melindungi oknum prajurit. Kontrasnya dingin: Desember 2025 media diminta menahan diri memberitakan kekurangan; Oktober 2026 warga yang membongkar justru dipuji. Yang berubah bukan prinsip keterbukaan, melainkan posisi aparat: dulu berhadapan dengan media, sekarang berhadapan dengan bukti yang telanjur viral.

Preseden sudah tersedia. Juli 2023, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Zikri Muamar menanggapi viralnya lapak judi tembak ikan. Ia mengklaim tempat sudah tutup dan meminta masyarakat tidak memviralkan lebih dulu agar polisi bisa menggerebek. “Seharusnya kasih tahu kami, jangan diviralkan deluan. Jadinya pada tutup,” katanya. Di Cijantung, warga tidak menunggu; mereka merekam dulu. Hasilnya berbeda: tempat tidak sempat lenyap, barang bukti terkumpul, orang diamankan. Permintaan menahan penyebaran bukan soal menjaga proses hukum, melainkan soal siapa yang memegang kendali informasi.

Skalanya bukan satu rumah. Data PPATK mencatat perputaran dana teridentifikasi terkait judi online Rp86,82 triliun pada Januari–Juni 2026, dari 467,32 juta transaksi; nilai deposit Rp22,05 triliun. Angka itu membuat pertanyaan pengawasan internal TNI tidak bisa ditutup dengan kata “memalukan”. Bagaimana rumah dinas berubah menjadi ruang operasi 32 komputer tanpa lebih dahulu terdeteksi? Pertanyaan itu datang dari lembaga sipil, bukan dari internal. Amnesty International Indonesia meminta Letkol Arman diproses lewat peradilan umum, karena yang dilakukan diduga bukan tindak pidana militer; mereka juga mendesak revisi UU 31/1997 tentang Peradilan Militer.

Kalimat “jangan diekspose lewat media” kini bertemu dengan fakta bahwa rumah dinas intelijen justru terbongkar lewat media sosial. Kritik ini tidak menuduh siapa pun bersalah sebelum pemeriksaan selesai. Yang terbaca adalah pola: suara yang membuat penyalahgunaan fasilitas negara ketahuan selalu lebih diributkan daripada fasilitas negara yang disalahgunakan. Desember 2025 media diminta menahan diri. Oktober 2026 warga yang membuat rekaman dipuji. Sementara itu, diduga markas judi online lebih dulu diam di lingkungan perumahan dinas, sampai pagar tingginya difilmkan orang luar.

Sumber

– https://www.tempo.co/politik/ksad-maruli-minta-media-tak-beritakan-kekurangan-pemerintah-2100564

– https://nasional.kompas.com/read/2025/12/19/15234551/ksad-maruli-soal-penanganan-bencana-sumatera-anggota-sudah-bekerja-siang

– https://news.detik.com/berita/d-8700484/terungkap-sosok-pemilik-rumah-dinas-tni-yang-dijadikan-markas-judol

– https://www.viva.co.id/berita/nasional/1934611-respons-tak-terduga-jenderal-maruli-simanjuntak-soal-warga-gerebek-rumah-perwira-tni-yang-jadi-markas-judol

– https://www.cnbcindonesia.com/tech/20261010133611-37-774937/terungkap-pemilik-rumah-dinas-tni-yang-jadi-markas-judi-online

– https://afu.id/hukum-kriminal/maruli-sebut-rumah-dinas-letkol-arman-yang-markas-judol-di-cijantung-disewakan-secara-ilegal

– https://medan.tribunnews.com/2023/07/17/judi-tembak-ikan-marak-di-marelan-kasat-reskrim-jangan-diviralkan-dulu-lah

– https://www.suara.com/news/2026/10/09/180632/perwira-tni-terlibat-judol-ditahan-polisi-militer-amnesty-desak-diadili-di-peradilan-umum

– https://saladin-institute.com/perspektif-detail-rumah-dinas-disalahgunakan-sejauh-mana-pengawasan-internal-tni-396

Share it :