EDISI DIGITAL satirasa.id
Satirasa

Yang dekat kami baca, yang janggal kami tanya.

PM2,5 Makassar Lewati 150, Parepare Pindahkan TK-SMP ke Daring, Asal Asap Luwu Raya Diperdebatkan

PM2,5 Makassar Lewati 150, Parepare Pindahkan TK-SMP ke Daring, Asal Asap Luwu Raya Diperdebatkan

Pemerintah Kota Parepare mengalihkan kegiatan belajar mengajar jenjang TK, SD, dan SMP ke mode daring pada Kamis dan Jumat, 15–16 Oktober 2026, setelah kualitas udara kota masuk kategori tidak sehat. Keputusan itu diambil Wali Kota Parepare Tasming Hamid usai rapat bersama Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta direktur dua rumah sakit daerah pada Rabu (14/10/2026). Data BMKG Sulawesi Selatan mencatat konsentrasi PM2,5 di Parepare 131,3 mikrogram per meter kubik.

Kondisi serupa terjadi di Makassar dan Maros. Kepala Tim Meteorologi Makassar, Rizky Yudha, mengatakan konsentrasi PM2,5 di Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan Maros menembus kategori sangat tidak sehat, di atas 150 mikrogram per meter kubik, sejak malam 13 Oktober hingga pagi 14 Oktober 2026. Jarak pandang di Makassar dan sekitarnya berkurang hingga di bawah lima kilometer. Rizky menyebut sebaran partikel hampir merata di Sulawesi Selatan dan juga terpantau di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, serta Sulawesi Utara.

Di Luwu Raya, kabut asap terlihat sejak Minggu (11/10/2026). Penjelasan soal asal asap tidak seragam. BPBD Luwu Timur menyebut sumbernya belum dapat dipastikan dan akan berkoordinasi karena sebaran melintasi wilayah administrasi. Adapun Kepala BPBD Luwu, Andi Baso Tenri Esa, pada Rabu (14/10/2026) mengatakan kabut asap di wilayahnya merupakan dampak kebakaran hutan di Kalimantan. “Akibat ada kebakaran hutan di Kalimantan akhirnya kita ini di Sulawesi khususnya Luwu terdampak kabut asapnya,” ujarnya.

BMKG Wilayah IV Makassar memberikan keterangan berbeda. Rizky Yudha Pahlawan menyebut polutan yang menurunkan kualitas udara Makassar dan sekitarnya berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua, bukan dari Kalimantan. Ia memerinci arah angin dari Kalimantan sudah tidak lagi menuju Makassar. Rizky juga menyebut laporan karhutla di Bone dan Soppeng ikut menyumbang polutan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 800/2571/DINKES/X/2026 tentang Kewaspadaan terhadap Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan serta Kekeringan. Surat itu meminta puskesmas, rumah sakit, pemerintah kecamatan, desa, organisasi profesi, dan pelaku usaha memperkuat pelayanan kesehatan, memantau titik api, menyediakan air bersih, serta membantu warga rentan. Tenaga kesehatan diminta mengedukasi pencegahan dampak polusi dan menyiagakan obat untuk infeksi saluran pernapasan akut, iritasi mata, dan penyakit kulit. Pasien gangguan pernapasan berat atau dehidrasi lanjut diminta segera dirujuk.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebelumnya menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4/13819/DINKES tentang Kewaspadaan terhadap Influenza. Di Parepare, Tasming Hamid mengatakan seluruh kepala puskesmas mulai membagikan masker secara masif kepada warga. Kepala Pelaksana BPBD Luwu Timur, April, mengimbau warga memakai masker, terutama N95, dan membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak.

Mahasiswa juga turun. PIKOM IMM FKIP Unismuh Makassar membagikan masker kepada pengguna jalan di depan kampus Unismuh Makassar pada Selasa 13 Oktober 2026. Ketua Umum PIKOM IMM FKIP Unismuh Makassar, Muh Farel, menyebut aksi itu bentuk kepedulian terhadap polusi udara dan dampak karhutla.

BMKG belum dapat memastikan kapan udara membaik. Rizky Yudha memperkirakan hujan mulai turun di Makassar dan sekitarnya pada akhir November hingga awal Desember, yang dapat membersihkan partikel polutan. Tasming Hamid menyatakan kebijakan daring di Parepare akan dievaluasi sebelum Senin; sekolah bisa kembali tatap muka atau tetap daring bergantung kualitas udara.

Sumber

– https://luwuraya.com/kabut-asap-selimuti-sejumlah-wilayah-luwu-raya/

– https://tekape.co/kabut-asap-karhutla-kalimantan-capai-luwu-dinkes-imbau-warga-pakai-masker-perbanyak-minum-air-dan-siagakan-layanan-kesehatan/

– https://lutimterkini.com/kualitas-udara-parepare-memburuk-tk-hingga-smp-belajar-dari-rumah/

– https://lutimterkini.com/asap-karhutla-papua-dan-maluku-bikin-udara-makassar-zona-merah/

– https://www.cnnindonesia.com/nasional/20261014141243-20-1415223/kualitas-udara-makassar-tembus-level-sangat-tidak-sehat-imbas-karhutla

– https://www.liputan6.com/regional/read/8313066/cerita-warga-makassar-harus-tetap-bekerja-di-tengah-kabut-asap

– https://news.unismuh.ac.id/2026/10/14/imm-fkip-unismuh-makassar-bagikan-masker-untuk-pengguna-jalan-di-tengah-ancaman-karhutla/

Share it :