EDISI DIGITAL satirasa.id
Satirasa

Yang dekat kami baca, yang janggal kami tanya.

Polisi ke Ponpes Putra Palopo: Bullying Bukan Sekadar Bercanda, tapi Batasannya Tidak Dirinci

Polisi ke Ponpes Putra Palopo: Bullying Bukan Sekadar Bercanda, tapi Batasannya Tidak Dirinci

Unit IV PPA Satreskrim Polres Palopo mendatangi Pondok Pesantren Putra Kota Palopo, Kamis (24/9/2026), menurut laporan Tekape. Kegiatan itu bukan penindakan, melainkan advokasi dan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak serta bullying. Staf Dinas PPA Kota Palopo turut hadir.

Materi disampaikan Kanit VI Satreskrim Polres Palopo, Ipda Dr. Ifhan Febri Yuslan. Ia memaparkan berbagai bentuk kekerasan yang dapat dialami anak, termasuk perundungan, dan mengingatkan siswa agar tidak takut melapor jika mengalami atau melihat kekerasan.

Pesan yang dibawa polisi: bullying bukan sekadar bercanda. Namun laporan tidak memerinci batas antara candaan yang masih wajar dan perundungan yang harus dilaporkan. Peserta tahu garis pemisah itu ada, tetapi tidak tahu persis di mana garis ditarik.

Menurut Ipda Ifhan, menciptakan lingkungan aman bukan hanya tanggung jawab sekolah atau pesantren, melainkan seluruh warga di dalamnya. Pernyataan ini meletakkan tanggung jawab pada semua orang. Satu kunjungan sosialisasi belum memperlihatkan pembagian peran yang jelas agar tanggung jawab bersama itu berjalan.

Tidak ada angka kasus, data korban, atau laporan spesifik yang menyertai kegiatan ini. Polisi hadir dengan materi umum, bukan dengan temuan atau respons atas kejadian tertentu. Pencegahan memang tidak selalu butuh insiden lebih dulu, tetapi kehadiran lebih awal memberi sinyal bahwa isu ini ingin ditangani sebelum meluas.

Sumber

– https://tekape.co/polisi-datangi-ponpes-putra-palopo-siswa-diingatkan-bullying-bukan-sekadar-bercanda/

Share it :