EDISI DIGITAL satirasa.id
Satirasa

Yang dekat kami baca, yang janggal kami tanya.

Polres Luwu Sebut Stok BBM Mencukupi, Jumlah SPBU yang Diperiksa Tidak Dirinci

Polres Luwu Sebut Stok BBM Mencukupi, Jumlah SPBU yang Diperiksa Tidak Dirinci

Berdasarkan laporan Indeks Media Luwu Raya, Satreskrim Polres Luwu memeriksa sejumlah SPBU di Kabupaten Luwu pada Rabu, 23 September 2026. Hasilnya dirangkum dalam beberapa kata: aman, lancar, tertib, dan mencukupi.

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Muhammad Ibnu Robbani, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan stok BBM di setiap SPBU tersedia, distribusi sesuai ketentuan, dan pelayanan tertib.

"Personel melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan dan jumlah stok BBM, memastikan pelayanan berjalan tertib, serta mengantisipasi adanya praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM yang dapat merugikan masyarakat," ujar AKP Muhammad Ibnu Robbani.

Dari pengecekan itu, kondisi sejumlah SPBU disebut aman dan kondusif. Ketersediaan BBM juga masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, laporan ini tidak menyebutkan angka: berapa SPBU yang diperiksa, berapa volume stok yang tersisa, atau berapa kebutuhan harian di wilayah itu.

Polisi menambahkan, proses pengisian BBM berjalan lancar dan tertib. Tidak ditemukan antrean panjang yang mengganggu arus lalu lintas. Ukuran "panjang" dalam laporan itu juga tidak dijelaskan—berapa kendaraan, berapa menit, atau bagaimana perbandingannya sebelum dan sesudah sistem ganjil-genap diberlakukan.

Sistem ganjil-genap berdasarkan nomor kendaraan disebut telah diterapkan di SPBU. Pemantauan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi penimbunan dan penyalahgunaan BBM. Laporan itu tidak memerinci sejak kapan aturan berlaku, berapa SPBU yang menjalankannya, atau apa sanksi bagi yang melanggar.

Kegiatan patroli dipimpin Kanit Tipidter Polres Luwu IPTU Moch. Ryan Kurniawan bersama Kanit 1 Pidum IPDA Hirsul dan sejumlah personel Satreskrim. Polres Luwu menyatakan patroli dan pengecekan SPBU akan dilakukan secara rutin.

Masyarakat memperoleh kesimpulan kualitatif: stok cukup, antrean lancar, distribusi tertib. Angka yang bisa memastikan kesimpulan itu—jumlah SPBU yang dicek, stok harian, dan panjang antrean—belum dirilis. Patroli rutin dijanjikan, tetapi data pembanding belum ada.

Sumber

– https://luwuraya.indeksmedia.id/2026/09/24/polres-luwu-turun-awasi-spbu-antrean-bbm-mulai-terkendali/

Share it :