EDISI DIGITAL satirasa.id
Satirasa

Yang dekat kami baca, yang janggal kami tanya.

Riset Pangan Lokal Nonberas dan Tata Ruang Makassar Bawa Dua Dosen Unismuh Raih Penghargaan Terbaik

Riset Pangan Lokal Nonberas dan Tata Ruang Makassar Bawa Dua Dosen Unismuh Raih Penghargaan Terbaik

Menurut laporan khittah.co, dua dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar meraih penghargaan Presenter Terbaik dan Poster Terbaik dalam Konferensi Ilmiah Sistem Pangan Berkelanjutan (KISPB) 2026 Seri Sulawesi Selatan. Konferensi berlangsung di Kampus Unhas Tamalanrea Makassar, Rabu 7 Oktober 2026.

Kedua dosen itu adalah Dr. Khaeriyah Darwis, S.P., M.Si., dari Program Studi Agribisnis, dan Muhammad Randhy Akbar, S.IP., M.Si., dari Program Studi Ilmu Pemerintahan Unismuh Makassar. Khaeriyah meraih Presenter Terbaik, sedangkan Randhy meraih Poster Terbaik. Keduanya mengangkat persoalan pangan lokal dari perspektif keilmuan berbeda, yakni agribisnis dan kebijakan pemerintahan.

Khaeriyah tampil pada Tema 3: Diversifikasi Konsumsi, Sistem Pangan Lokal, dan Resiliensi Gizi Komunitas. Ia mempresentasikan penelitian berjudul “Pangan Lokal Nonberas, Diversifikasi Konsumsi, dan Resiliensi Gizi di Sulawesi Selatan: Sebuah Scoping Review.” Kajian ini memetakan potensi komoditas pangan lokal nonberas untuk mendukung diversifikasi konsumsi dan memperkuat ketahanan gizi masyarakat Sulawesi Selatan. Melalui pendekatan scoping review, penelitian ini mengidentifikasi temuan ilmiah tentang pangan lokal, pola konsumsi, dan ketahanan gizi.

Randhy mengangkat penelitian berjudul “Implikasi Kebijakan Penataan Ruang terhadap Resiliensi Rantai Pasok Pangan Lokal di Kota Makassar.” Ia mengkaji hubungan antara kebijakan penataan ruang perkotaan dan ketahanan rantai pasok pangan lokal. Perhatian utama diarahkan pada dampak penataan ruang terhadap keberlanjutan pusat distribusi pangan, keberadaan pasar lokal, serta kelancaran distribusi komoditas pangan di Kota Makassar. Kajian itu menekankan pentingnya mempertimbangkan kebutuhan sistem pangan dalam perencanaan dan pengelolaan ruang perkotaan.

KISPB 2026 Seri Sulawesi Selatan diselenggarakan ICRAF Indonesia melalui program Land4Lives atau Lahan untuk Kehidupan, bekerja sama dengan Bappenas dan Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, serta didukung Global Affairs Canada. Forum ini bertujuan menghimpun hasil penelitian dan pembelajaran tentang sistem pangan berkelanjutan untuk mendukung perumusan kebijakan pembangunan di tingkat daerah maupun nasional.

Sumber

– https://khittah.co/dua-dosen-unismuh-makassar-raih-penghargaan-terbaik-di-konferensi-pangan-berkelanjutan/

Share it :