EDISI DIGITAL satirasa.id
Satirasa

Yang dekat kami baca, yang janggal kami tanya.

Teh Kemasan Berbusa di Demo Jakarta, Polisi Bantah Memberi dan Telusuri Pemberinya

Polda Metro Jaya membantah memberikan teh kemasan yang tampak berbusa kepada peserta demonstrasi di Jakarta. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, menyebut video yang beredar justru bisa menjadi provokasi, sehingga polisi akan menelusuri pengunggah video dan orang yang membagikan minuman tersebut.

Dalam video yang beredar, sejumlah peserta demonstrasi terlihat hendak meminum teh kemasan. Minuman itu tampak berbusa, dan unggahan itu disertai narasi yang menyebut teh tersebut disimpan di tengah-tengah massa.

“Seperti ada yang mem-framing menerima teh kotak. Sudah jelas polisi tidak pernah memberikan teh kotak. Nah, jadi jangan kita terdistrak, kita terbawa dalam provokasi-provokasi itu,” kata Budi, Kamis (29/10/2026).

Budi meminta masyarakat tidak langsung memercayai narasi yang beredar sebelum mengetahui fakta sebenarnya. Polda Metro Jaya akan meminta keterangan dari pengunggah video dan mendalami pihak yang memberikan teh kemasan itu kepada peserta aksi, termasuk dari mana minuman tersebut diperoleh.

Pada hari yang sama, Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan untuk 61 titik penyampaian pendapat dan 17 kegiatan masyarakat lain di Jakarta. Beberapa titik aksi, menurut Budi, meliputi depan Gedung DPR/MPR RI, Kementerian UMKM, gedung DPRD DKI Jakarta, Aksi Kamisan di Taman Pandang, hingga demonstrasi mahasiswa Universitas Trisakti.

Budi menyebut Polda Metro Jaya bersama TNI dan Pemprov DKI siap mengawal penyampaian aspirasi. Ia juga mengingatkan hak menyampaikan pendapat dilindungi konstitusi dan undang-undang, serta meminta elemen masyarakat tetap memberi surat pemberitahuan kepada polisi agar mendapat pengawalan.

Sehari sebelumnya, Rabu (28/10/2026), Polda Metro Jaya menangkap 19 orang saat demonstrasi peringatan Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran HI dan sekitarnya. Sejumlah barang bukti ditemukan saat polisi mengamankan 19 orang tersebut.

Terkait video teh kemasan, Budi menambahkan bahwa kebebasan di ruang digital akan dijadikan evaluasi bagi Polda Metro Jaya.

Baca juga:

Sumber

– viva.co.id/berita/metro/1939473-viral-teh-kemasan-berbusa…

– cnnindonesia.com/nasional/20261029113755-20-1420930/polda…

– daerah.sindonews.com/read/1766013/6/polisi-tangkap-19-ora…

Share it :