EDISI DIGITAL satirasa.id
Satirasa

Yang dekat kami baca, yang janggal kami tanya.

Ratusan Ribu Rumah di Ukraina Tanpa Listrik Akibat Serangan Rusia

Gencatan senjata kemanusiaan di wilayah Kherson, Ukraina, berakhir pada Minggu (1/11/2026) pukul 22.59 waktu setempat. Pada hari yang sama, serangan Rusia ke infrastruktur energi membuat ratusan ribu rumah di empat wilayah kehilangan aliran listrik.

Gencatan senjata lokal itu mulai berlaku Selasa pekan lalu dan bertahan selama diterapkan. Kesepakatan tersebut dibantu oleh Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump dan Paus Leo. Awalnya gencatan hanya mencakup Kota Oleshky yang diduduki Rusia sejak hari-hari pertama invasi skala penuh pada Februari 2022, lalu diperluas ke wilayah Kherson. Oleshky terjepit di antara Sungai Dnipro dan pasukan Rusia, dengan jalur evakuasi yang dipasangi ranjau.

Pada Minggu malam, Angkatan Udara Ukraina menyebut sistem peringatan serangan udara kemungkinan mengalami gangguan dari pihak yang bermusuhan. Peringatan itu sempat menyebut ancaman radiasi di Kyiv, tetapi Angkatan Udara menegaskan tidak ada ancaman radiasi dan meminta warga tetap tenang serta mengikuti kanal resmi mereka.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Rusia menyerang infrastruktur energi di empat wilayah pada Sabtu malam. Akibatnya, ratusan ribu rumah tanpa listrik. Sebagian sambungan berhasil dipulihkan pada Minggu.

Serangan lain pada malam yang sama menewaskan dua orang di wilayah Vinnytsia, termasuk seorang anak perempuan berusia 13 tahun, menurut Dinas Darurat Negara Ukraina.

Secara terpisah, Zelensky menyebut Ukraina menyerang produsen bahan bakar rudal utama di wilayah Rostov, Rusia. Serangan itu memicu kebakaran dan merusak empat fasilitas produksi.

Perbaikan listrik berlanjut sepanjang hari. Gubernur Dnipropetrovsk menyebut sebagian besar pelanggan di wilayahnya sudah kembali terhubung pada petang hari, tetapi lebih dari 60.000 pelanggan masih tanpa listrik. Serangan berulang ke infrastruktur energi membuat pemadaman darurat diberlakukan di seluruh Ukraina. Di Kyiv, listrik padam hampir sepanjang hari dan pasokan air ikut terganggu.

Zelensky menilai intensitas serangan Rusia dalam sepekan terakhir "sangat tinggi". Menurutnya, Rusia sedang berusaha memanfaatkan sebesar-besarnya kekurangan pencegat rudal balistik Ukraina. Ia menambahkan, Ukraina setiap hari menyampaikan kebutuhan rudal Patriot—satu-satunya senjata efektif untuk menjatuhkan rudal balistik Rusia—kepada Amerika Serikat, Eropa, dan mitra lain. Zelensky berterima kasih atas dukungan sejauh ini, tetapi kembali meminta bantuan yang lebih cepat.

Baca juga:

Sumber

– bbc.co.uk/news/articles/c64g1y90p71eo

– reuters.com/world/europe/russian-strikes-cut-power-thousa…

Share it :